Administrative Reform

Membaca buku dari Caiden yang berjudul “Administrative Reform” chapter pertama memberikan kesan yang sangat menarik didalamnya mengenai teori reformasi birokrasi dimulai dari pendekatan sistem hingga pendekatan sosial. Banyak sekali yang bisa dapatkan dari membaca buku ini, seperti bagaimana teori reformasi administrasi yang menginginkan perubahan yang mendasar, masalah-masalah yang terjadi dalam reformasi administrasi, perbandingan, reformasi administrasi dengan reformasi sosial dan masih banyak pembahasan yang ditulis dari buku ini.

Disiplin teori administrasi tergolong teori yang relatif masih baru, dan dilanda berbagai isu-isu kontroversial filosofis maupun metodologis. Menurut Landau (1966) dalam bukunya Caiden Pada tahap pra-paradigmatik “ditandai dengan persaingan sejumlah sekolah besar, orang yang mahir bahasa, dan karenanya sebuah kebingungan dari logika. Tak ada satu tradisi penelitian umum maupun konsensus yang diperlukan untuk bidang umum penyelidikan. Setiap sekolah bersaing antara satu dengan yang lain, dan tidak ada standar yang diterima secara umum”. Menurut Caiden akibatnya, pekerjaan dalam reformasi administrasi tambal sulam dalam penampilan dan variabel dalam kualitas. Lanjutnya menurut Caiden, Para praktisi telah menunjukkan bahwa mereka bisa dia sukses tanpa teori, sedangkan teori lebih seperti satu sama lain dan belum mencoba untuk mempengaruhi khalayak yang lebih luas. Jelas dari pendapat Caiden ini teori belum memberikan berpengaruh terhadap para praktisi yang telah sukses tanpa mempelajari teori tersebut.

Para ahli teori berlebihan dalam menyikapi pada tahap pra-paradigmatik ini. Menurut Caiden pertama, mereka menghabiskan terlalu banyak waktu melawan satu sama lain. Mereka mengabaikan hasil teori dari ilmu lain yang membantah asumsi dasar mereka dan membuat berarti jalur akademik konstruksi. Spesialisasi yang berlebihan mempersempit lingkup analisis ilmiah, melainkan faktor-faktor yang harus dikumpulkan sebelum tindakan. Meynaud (1963) berpendapat dalam bukunya Caiden “Memang benar bagian-bagian perubahan yang dibuat pada satu titik mungkin memiliki dampak umum dan membantu untuk mengubah konteks dalam cara yang diinginkan. Namun, sama-sama sering terjadi bahwa efek dari inovasi sehingga diperkenalkan adalah dibatalkan atau benar-benar terdistorsi oleh variabel yang keberadaannya”.

Kedua, kemandirian menciptakan pendekatan acak untuk masalah umum, dengan keengganan yang dihasilkan untuk mengikuti definisi orang lain dan penggunaan. Kebingungan Semantic menghasilkan massa terminologi sebagai teori baru. Ketiga, nilai teori asli banyak dipertanyakan. Landau (1966) dalam bukunya Caiden menunjukkan, beberapa teori yang pernah dibuang. Memperingatkan bahwa skema metafora tidak bisa dibenarkan atau batal dan mereka tetap berada di luar domain ilmiah cukup ditembus dengan tes pengalaman. Hal tersebut tidak hanya kekacauan kosakata kita tetapi mereka adalah sumber dari mitos. Lebih jauh memperingatkan terhadap pencampuran model yang tidak hanya mengaburkan citra dan membingungkan makna tapi sering menyebabkan hasil yang bertentangan dan dapat menyebabkan hasil omong kosong serta kesimpulan yang salah. Keempat, teori terlalu banyak diproduksi demi teori. Ini hanya dimaksudkan untuk ego dari masing masing untuk mendapat hak istimewa. Kekurangan ini tidak berarti terbatas pada administrasi teori reformasi, mereka berlaku untuk teori administrasi secara umum menurut Simon (1946), Waldo (I948), Biller (1968), Laporte (1968).

Peran penting dari reformasi administrasi dalam masyarakat kontemporer mencerminkan pentingnya pemerintahan dalam peradaban yang kompleks, dimana menurut Caiden memerlukan peningkatan spesialisasi, diversifikasi, dan fragmentasi tergantung pada mekanisme yang rumit integrasi dan koordinasi dikendalikan sebagian besar oleh administrator profesional. Masyarakat modern memiliki beberapa waktu menjadi salah satu di mana tindakan sosial berlangsung terutama melalui organisasi, baik birokrasi atau koperasi. Dari penjelasan Caiden nampaknya semua orang di dalam administrasi, tidak akan terlepas dari kekurangan administratif, dan tidak ada yang gagal untuk mendapatkan keuntungan dari perbaikan administrasi.

Reformasi administrasi merupakan bagian dari reformasi sosial, dan secara logis. Masyarakat tidak bisa membantu mengubah. Menurut Caiden selalu ada gerakan yang terjadi dari (a) perubahan hubungan dengan lingkungan, (b) ide-ide baru dan inovasi, (c) kendali yang kuat untuk maju dengan memberantas penyakit sosial, dan (d) kecenderungan alami untuk membandingkan dan mengevaluasi kegiatan sosial.

Reformasi sosial melibatkan perubahan perilaku komunal. Komunikasi yang baik, pengetahuan yang ada, dan opini yang juga harus diubah untuk mengakui, menerima, mengasimilasi, dan mengintegrasikan inovasi. Menurut Caiden seberapa cepat reformasi terintegrasi tergantung pada (a) cara dan sarana presentasi, (b) jumlah antara informasi dan kurang informasi, (c) apakah menjanjikan solusi untuk kebutuhan yang dirasakan, (d) bagaimana tajam kontras dengan keyakinan yang ada. (E) prestise dan karisma para tokoh, dan (f) intensitas perlawanan. Lanjut Caiden waktu yang tepat penerimaan terhadap reformasi tidak pernah sama, dan memilih saat yang tepat mengambil keputusan, keterampilan, dan keberuntungan. Ini berati penggunaan kekuatan sosial oleh reformis juga penting, terutama kemungkinan mendorong perubahan di luar pemahaman manusia.

Gambaran singkat dari reformasi sosial, Caiden menjelaskan latar belakang ke penyelidikan reformasi administrasi. Banyak pertanyaan yang Caiden utarakan:

1. Reformasi Administrasi dan Reformasi Sosial. Apa
ada hubungan antara reformasi administrasi dan reformasi sosial? Apakah
reformasi administrasi variabel dependen atau independen

2. Reformasi Administrasi dan Perubahan Sosial. Bagaimana reformasi administrasi yang berkaitan dengan perubahan sosial? Apa teori perubahan sosial katakan tentang reformasi adminitratrasi? Bagaimana kesadaran akan kebutuhan reformasi administrasi muncul? Dapatkah reformasi yang diantisipasi? 3. Reformasi Administrasi dan Perlawanan. Mengapa orang-orang
menentang reformasi administrasi? Dalam hal apa mereka mengekspresikan mereka perlawanan? Bagaimana Reformasi Administrasi bereaksi terhadap resistensi?

4. Reformasi Administrasi  dan Kinerja Administrasi. Apa tujuan dari reformasi administrasi? Sejauh mana mereka realisasi? Bagaimana reformasi administrasi dievaluasi? Apa yang merupakan efektifitas Administrasi?

5. Reformasi Administrasi dan Teori. Apa teori administrasi tentang reformasi administrasi? Bagaimana reformasi administrasi masuk ke dalam tubuh secara umum teori?

6. Reformasi Administrasi mini dan Praktek Administrasi. Apakah kasus
studi reformasi mengatakan sesuatu yang berharga? Dapatkah praktisi belajar
dari keberhasilan dan kegagalan reformis Administrasi?

7. Studi Pendayagunaan Aparatur Negara. Apa yang diketahui tentang
Reformasi administrasi? Apa yang perlu dia tahu lebih jauh tentang hal itu?
Apa atau harus menjadi prioritas dalam penelitian?

 

 

APAKAH REFORMASI ADMINISTRASI?

Muncul permasalahan dari definisi reformasi administrasi. Kedua-duanya “administrasi” dan “reformasi” disampaikan hal yang berbeda untuk orang yang berbeda, dan diharapkan mampu untuk menetap pada definisi untuk menutupi kedua penggunaan leksikal dan makna tersirat oleh teori. Beberapa teori pendukung modern, reformasi administrasi adalah sama artinya dengan memproses rasionalisasi yang dimulai dengan revolusi birokrasi yang sah. Sedangkan Caiden berpendapat Administrative Reform adalah the artificial inducement of administrative transformation against resistant. Reformasi administrasi bertumpu pada asumsi atau keyakinan bahwa selalu ada alternatif yang lebih baik terhadap status quo. Sebuah definisi yang berbeda akan menghasilkan analisis yang berbeda dan karenanya hasil yang berbeda. Reformasi itu karena buatan manusia, disengaja, direncanakan, itu tidak alami, disengaja atau otomatis. Hal ini disebabkan karena melibatkan persuasif, argumentasi, dan ancaman utama berupa sanksi.

Levy (1966) dalam bukunya Caiden menjelaskan jika ilmu-ilmu sosial adalah untuk membuat dampak pada pembuat kebijakan, maka temuan dan kesimpulan harus jelas bagi semua. Montgomery (1967) mendefinisikan reformasi administrasi sebagai proses politik yang dirancang untuk menyesuaikan hubungan antara birokrasi dan elemen lain dalam masyarakat atau di dalam birokrasi itu sendiri. Menurut pendapat montgomery juga birokrasi adalah pihak yang bisa jadi memulai reformasi atau justru pihak yang menolaknya.

Administrasi teknis atau masyarakat reformis?

Menurut Caiden reformasi administrasi dapat menjadi variabel dependen, variabel independen, atau keduanya pada waktu yang sama dalam mode melingkar. Reformasi administrasi tidak terjadi begitu saja. Mereka adalah tindakan sosial yang sengaja direncanakan oleh reformis administrasi dan dilaksanakan melalui sistem administrasi yang mapan sehingga berubah dalam beberapa cara. Pencetus reformasi tidak perlu menjadi bagian dari sistem administrasi, namun proposal mereka harus muncul untuk memenuhi kebutuhan yang dirasakan dari sistem. Keberhasilan pelaksanaan dan asimilasi adalah fungsi dari sistem. Keberhasilan reformasi dalam sistem administrasi dapat menggerakkan seluruh rangkaian peristiwa berantai yang mengarah ke jenis lain dari reformasi, dan reformasi tersebut pada gilirannya dapat menunjukkan kebutuhan untuk reformasi administratif lebih lanjut. Variasi tidak terbatas.

Administrasi adalah produk budaya, subsistem sosial yang mencerminkan nilai-nilai masyarakat yang lebih luas. budaya dan nilai-nilai cenderung memperkuat satu sama lain dan menghalangi inovasi reformasi. Menurut Caiden Keberhasilan reformasi perlu didahului atau disertai oleh perubahan dalam budaya dan nilai-nilai umum yang memungkinkan akomodasi dan asimilasi reformasi. Sejauh ini, reformasi administrasi adalah variabel dependen. di mana budaya dan nilai-nilai yang berubah sangat lambat dan ketergantungan pada kinerja administrasi cukup rendah, seperti halnya di negara-negara terbelakang, menurut Birkhead (1966) dimungkinkan bahwa reformasi administrasi berhasil hanya bila terkait dengan reformasi sosial, politik atau ekonomi utama. Reformasi administrasi akan gagal bila dilakukan untuk kepentingan diri sendiri, untuk alasan efisiensi atau ekonomi.

Kesimpulan

Terlepas dari arah dari mana, reformasi administrasi adalah
didekati, ada beberapa keraguan apakah seluruh kebenaran yang pernah dapat terungkap dalam ilmu-ilmu sosial. Seperti Morgenthau menyatakan, salah satu tujuan utama masyarakat untuk menyembunyikan kebenaran tentang manusia dan masyarakat dari para anggotanya. Berbeda denga Young (1958) bahwa penyembunyian, kesalahpahaman yang rumit dan tujuan kebenaran dari sifat manusia dan masyarakat, merupakan salah satu pilar pada semua masyarakat yang didirikan. Yang benar adalah tidak populer. Mereka yang mendedikasikan diri untuk kebenaran dalam masalah politik, seperti reformis dalam keadaan yang tidak menguntungkan, dengan populernya, pengucilan sosial, dan hukuman pidana untuk pelanggaran seperti menempatkan kebenaran di atas kenyamanan dan ambisi, menembus tabir ideologis dimana masyarakat menyembunyikan sifat dari hubungan politik, mengganggu kepuasan dari kekuatan yang ada, dan mengaduk hati nurani masyarakat. Colwing (1963) berpendapat mengejar titik yang sama ketika ia mengatakan bahwa orang-orang yang mengatur tidak mengungkapkan keputusan yang mereka ambil.

Sumber : Administrative Reform by Caiden

About damasmart

Traveling, Photography and Culinary Lover Motto Kembangkanlah kemampuanmu setinggi mungkin sehingga Tuhan pun akan berkonsultasi denganmu sebelum menentukan takdir-Nya untukmu Visi Menjadi pribadi yang sholeh dan bermanfaat (learning and teaching) Misi Mengambil yang baik2, dengan cara yang baik dan untuk menghasilkan yang terbaik Always aim high, strive to get there View all posts by damasmart

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Book of Life

Write Your Own Story

Meilisa-Rosyadi

duniaku, duniamu . dunia kita :D

Taufiq_Qipot NgeBlog

" Ajarilah Anakmu Sastra! Agar ia menjadi Pemberani "

berhenti sejenak

Just another abu faqih's weblog

%d bloggers like this: